Postingan

SECERCAH HARAPAN_Untung Sakit

Gambar
Sumber: https://www.tabloidbintang.com/berita/gosip/read/85030/fenita-arie-tersiram-air-panas-dilarikan-ke-rumah-sakit Sudah hampir tiga hari Amir dan teman-temannya belum bisa mengganti kipas angin kelas yang rusak. Rusaknya kipas karena tertendang bola yang dimainkan di dalam kelas. Padahal sekolah melarang keras bermain bola di dalam ruang kelas. Pak Jinan selaku wali kelas mereka sudah mengetahui hal tersebut. Amir dan teman-temannya sudah berjanji akan mengganti dalam dua hari lagi. Ia  bersepakat dengan teman-temannya iuran membeli kipas angin yang baru. Pak Jinan akan memberi sanksi jika dalam dua hari belum terpenuhi. “Waduh! Vina kok sudah dua hari ini tidak masuk ya”, gumam Amir dalam hati khawatir kalau Pak Jinan akan memberi hukuman. Vina pindah ke kelas Amir karena ada masalah dengan temannya. Sudah hampir dua hari Vina tidak masuk sekolah. Ia lagi sakit diare dan butuh istirahat. Padahal uang iuran untuk kipas angin dibawa dia. Teman-temannya meminta Vina membe...

SECERCAH HARAPAN_Laptop Bekas Tapi Oke

Gambar
Sumber: https://www.tokopedia.com/sckst/laptop-bekas-murah-hp-elite-book-2570p-core-i5 Di sela-sela istirahat perkuliahan, Adi mampir ke perpustakaan. Ia ingin mencari referensi buat menyelesaikan tugas. “Don! Sapa Adi sambil menghampirinya. Kebetulan Doni lagi berjalan mengarah ke perpustakaan juga. “Apa Di! Jawab Doni kaget melihat Adi yang tiba-tiba muncul di belakangnya. “Apa sudah ada pengumuman? Tanya Adi sambil berjalan bersama Doni. “Pengumuman apa? Doni bertanya kembali apa yang dimaksud oleh Adi. “Itu, tentang pelatihan pembuatan media buat mahasiswa”, kata Adi sambil memasukkan bolpoin ke sakunya. “Ooo yang di luar kota itu ya”, jawab Doni teringat dengan pertanyaan Adi. “Sudah sejak kemarin”, jawab Doni. “Di papan pengumuman dekat parkir itu”, lanjutnya. “Lho! Benar ya? Tanya Adi kaget kalau ia ketinggalan informasi. Adi mengajak Doni untuk memutar langkah kakinya ke papan pengumuman yang dimaksud. “Saya mau ke perpustakaan Di”, kata Doni mencoba menolak...

SECERCAH HARAPAN_Sayur Asem

Gambar
  Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=TIobAXIWAJI   Pagi itu Danang lagi sibuk dengan aktivitas rutin. Ia lagi menyiapkan makan pagi buat bapak dan dirinya. Termasuk memberi makan ayam-ayam kesayangan Mbah Gio. “Nang! Panggil Mbah Gio sambil membawa cangkul dan sabit sehabis membersihkan rumput-rumput di halaman. “Ada apa Pak? Tanya Danang menoleh sambil mencuci piring dan perabotan dapur lainnya. “Tolong pesenkan ke kakakmu suruh bawakan sayur asem ke sini! Pinta Mbah Gio sambil meletakkan cangkul dan sabit pada tempatnya. Mbah Gio sudah lama kangen dengan sayur asem buatan anaknya. Maklum Danang masih belum bisa membuat sendiri sayur keinginan bapaknya. Danang yang lagi di ruang tengah sehabis menyiapkan makan buat bapaknya langsung mengambil gawainya mengirim pesan ke kakaknya. Bu Santi baru pulang dari pasar diantar suaminya. Ia membeli apa-apa yang diperlukan. Kebetulan besok akan ada pengajian rutin di rumahnya. Biasanya kalau untuk keperluan lauk dan sayur...

SECERCAH HARAPAN_Lega

Gambar
Sumber: https://www.republika.co.id/berita/pzi0d1313/buang-air-kecil-harus-jongkok-atau-boleh-berdiri Musim kemarau yang lumayan lama membuat semua makhluk hidup tidak menghentikan air dalam tubuhnya keluar lewat pori-pori kulitnya. Mereka rupanya juga tidak mau berlama-lama di dalam tubuh. Amir dan teman-temannya mulai keluar kelas untuk menyegarkan diri dengan udara luar. Maklum kipas angin di dalam kelas  rusak karena kemarin dihantam bola saat anak-anak bermain di dalam kelas. Mereka tidak bilang ke wali kelas karena takut. Amir berinisatip ke teman-temannya untuk mengganti kipas anginnya. Amir teringat kalau hari itu merupakan hari jadi Agus. Ia segera menghampiri Agus yang sudah dahulu keluar kelas. Agus melangkahkan kakikan mengarah ke kantin. Belum sampai langkahnya ke kantin, Amir menghampiri dan mencegatnya. “Selamat ulang tahun temanku”, ucap Amir sambil menjabat tangan Agus. Agus jadi kaget dengan ucapan Amir yang tiba-tiba. “Lho! Apa benar Mir? Tanya Agus seak...

SECERCAH HARAPAN_Bukuku

Gambar
Sumber: http://solotourismpromotionboard.org/blogs/bukuku-lawas/536/ Kegagalan Amir berkunjung ke rumah pamannya tidak menjadikannya patah semangat untuk melakukan aktivitas lain. Solusi yang ia berikan atas pertanyaan ibunya akan dilaksanakan segera. Tape yang sudah disiapkan ibunya akan ia bawa ke rumah Agus dan Vina. “Saya sarapan dulu Bu! Kata Amir ingin segera mempertemukan perutnya dengan pujaannya. Sejak Subuh tadi perutnya protes terus karena sudah waktunya bertemu temannya. Amir segera memberi sinyal pada otot kakinya menuju dapur. Tangannya refleks mengambil piring yang ada di rak. Dengan gerakan tangannya, Amir mulai memasukkan makanan ke mulutnya. Makanan tidak banyak memberi kesempatan kepada gigi untuk berbincang. Pembicaraan hanya berlangsung beberapa detik saja dan langsung masuk lewat lorong tenggorokan menuju lambung. Pertemuan makanan dengan lambung disambung dengan penuh suka cita. Bunyi protes di dalam lambung tak terdengar lagi. Rupanya sedang ada pembicaraa...