Postingan

EFEK GEMUK KOSA KATA BAGI PENULIS

Gambar
  Nur Aliem Halvaima, SH, MH Ingin gemuk badanmu? Ya banyak makan, minum, istirahat yang cukup, jauhkan dari stres dan beban. Biasanya yang mudah adalah makan dan minum sebelum tidur. Terus kalau Anda sudah gemuk untuk apa? Mau numpuk kolesterol! Atau menambah sensasi agar orang melihatmu makmur?   Sisi lain mungkin agar menambah kepercayaan diri. Badan kok krempyeng! Kalimat ini yang biasa membuat seseorang kurang percaya diri. Sehingga dilakukanlah penggemukan diri. Bagaimana carannya? Baca saja ini Urusan penggemukan biar diserahkan pada mereka saja. Mereka siapa? Mereka yang berkepentingan. Saya kan tidak berkepentingan membahasnya. Lha itu kok ditulis! Ooo iya lupa. Kok jadi pelupa ya saya. Mungkin kurang banyak membaca nih.   Sudahlah tidak usah membahas teknik penggemukan badan! Kita kan lagi membahas “Efek Gemuk Kosa Kata”. Kok ada ya istilah “gemuk kosa kata!” Apa maksudnya?   Mau tahu maksudnya! Gemuk kosa kata itu artinya perbendaharaan kosa kata y...

Jum'at, 13 Nov 2020: MENULIS FIKSI ATAU NONFIKSI

Gambar
  Anda mau menulis fiksi atau nonfiksi? Terserah Anda. Setiap jenis tulisan mempunyai aturan sendiri. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah bukan memilih jenis tulisan fiksi atau non fiksi. Tapi yang terpenting adalah bagaimanan bisa membiasakan menulis dulu.   Ya, bagaimana bisa membiasakan menulis dulu! Kenapa? karena kebiasan yang sudah terbentuk akan memudahkan Anda dalam merangkai kata sampai menjadi paragraf enak dan indah dibaca. Untuk bisa menjadi terbiasa sudah sangat menguras waktu dan pikiran. Kenapa? Karena akan ada kegiatan lain di luar rutinitas Anda, yaitu meluangkan waktu untuk menulis.   Pikiran Anda akan terbagi ke kegiatan menulis. Kegiatan baru yang membutuhkan sejumlah kumpulan kosa kata Anda. Kosa kata yang Anda miliki harus bisa bersatu dalam suatu kalimat yang padu dan bermakna.   Jika kebiasaan sudah terbentuk, langkah kedua kumpulkan tulisan Anda menjadi suatu judul buku. Kenapa? Biar ada cerita unik tentang rentetan Anda dal...

Kamis, 12 November 2020: MAU MENULIS APA YA HARI INI?

Gambar
  Fotoku menulis Mau menulis apa kok bingung! Barusan ada apa saja yang Anda kerjakan? Ya itu silahkan ditulis! Pagi tadi saya bangun jam 3, untuk saur bersama istri dan anak bungsuku.   Tumben anak bungsuku ikut saur. Dia bilang, “Yah, besok saya mau puasa”. “Alhamdulillah sholihah anakku,”jawab hatiku. Akhirnya istriku bertanya ke dia, “Nanti saur pakai lauk apa?”. “Mi gelas aja, Bu!” Jawabnya. Sebelum anak bungsuku bangun untuk saur, istriku mempersiapkan makanan dan minuman yang dia pesan sebelum tidur. Ternyata minuman yang dipesan “Minuman Susu Zi”. Minuman susu kesukaan dia. Dibangunkan anak bungsuku oleh istriku. Alhamdulillah anakku dengan cepat bangun dan menuju keran air untuk membasuh mukanya. Aku juga sudah bangun. Ketika melihat anakku bangun dan selesai cuci muka, ku ucapkan ke dia, “Pintar ya Adik!”. Dia tersenyum terasa tersanjung. Ada kebiasaan yang mungkin sulit ditinggalkan anak bungsuku. Setiap kegiatan di ruang tengah pasti harus memutar TV. W...

KOK NGGAK “MOOD” DECH!

Gambar
Apa itu Mood? “Mood” merupakan bahasa asing. Asing apa? Kan sering didengar! Sering didengar karena sudah menjadi bahasa gaul. “Mood” berasal dari bahasa inggris artinya suasana hati. Susana hati yang oleh anak-anak gaul diartikan gairah. Sudahlah tidak usah diperpanjang perdebatan ini karena saya juga lagi tidak mood. Kalau pembaca kan lagi happy! Buktinya mau membaca tulisan saya! Ketahuan lho!   Saya Lagi Tidak Mood! Itulah kalimat yang sering didengar saat menjumpai rekanan yang galau. Entah karena apa? Mungkin suasana lingkungan yang mengganggu alam pikiran. Pikiran yang menjadi terkunggkung dalam masalah. Ide-ide bebas tidak bisa muncul dengan lancar terbelenggu suasana hati.   Bagi saya, setelah mengikuti berbagai motivasi dari berbagai narsum di belajar on line bersama Om Jay, ketidaknyamanan hati malah bisa dijadikan tema untuk menulis.   Biasanya memang agak sulit untuk memadukan tangan di atas kaybord dengan hati, serta pikiran yang lagi tidak kon...