Postingan

SECERCAH HARAPAN_Kamus Pariwisata

Gambar
  “Mir! Panggil Agus saat berada di parkiran sekolahnya. “Ada apa Gus? Jawab Amir yang lagi mengambil sepeda motornya. “Ayo ikut aku ke perpustakaan mastrip! Ajak Agus dengan wajah penuh harap. “Ayo! Aku juga mau mencari”, jawab Amir dengan wajah senang. Keduanya langsung tanpa pikir panjang memberi sinyal pada otot kakinya. Agus mengayuh sepedanya di depan, sementara Amir di belakang dengan menyetir sepeda motornya. Teriknya cahaya matahari yang begitu menggoda air keluar tubuh tidak membuat mereka patah arang. Agus semakin mengencangkan sepedanya untuk cepat sampai di perpustakaan. Rupanya banyak teman-teman sekelasnya yang juga mampir di perpustakaan. Agus dan Amir sampai di parkiran, mereka langsung memarkir kendaraannya pada posisi yang benar. Amir segera lari ke perpustakaan, tas dan jaket ia letakkan di rak yang tersedia. “Mau apa Mas? Tanya petugas perpustakaan sambil membuka buku daftar hadir. “Mau pinjam Kamus Pariwisata Indonesia”, kata Amir. “Mana ka...

SECERCAH HARAPAN_Ayamku Selamat

Gambar
  Sumber: https://kabar24.bisnis.com/read/20201114/79/1317724/harganya-mencapai-puluhan-juta-rupiah-kenapa-ayam-cemani-bisa-mahal “Bu! Kata Pak Lukman ke Bu Santi istrinya. Bu Santi lagi mempersiapkan isi perut makanan keluarga untuk sore. “Ada apa Pak? Tanya Bu Santi sambil mengiris-ngiris sayur persiapan pembuatan sayur asem. “Bagaimana kalau Mbah Gio kita ajak tidur di sini? Mumpung saya liburan”, kata Pak Lukman sambil berharap Bu Santi mau menyetujui idenya. “O iya Pak! Bu Santi menjawab dengan raut wajah gembira dengan ajakan suaminya. “Biar Bapak (Mbah Gio) bisa refreshing”, lanjut Bu Santi meneruskan pembicaraan. “Lho! Mana Agus Bu? Tanya Pak Lukman lagi. “Itu dia di ruang tengah”, jawab Bu Santi menunjukkan di mana Agus sedang berada. Pak Lukman memberi sinyal ke otot kakinya untuk melangkah ke ruang tengah di mana Agus lagi santi menonton televisi. “Gus! Nanti kamu ikut apa tidak? Tanya Pak Lukman. “Ke mana Yah? Tanya Agus sambil menengokkan kepalanya ke...

SECERCAH HARAPAN_Listrik Listrik

Gambar
Sumber: https://jabar.tribunnews.com/2021/02/09/siap-siap-selasa-ini-ada-wilayah-yang-mati-lampu-7-jam-berikut-wilayah-terkena-pemadaman-listrik Semua siswa sudah pulang ke rumah masing-masing, tapi Vina tidak ke rumahnya. Vina ke rumah Dina yang dekat dengan sekolah. Ia mengerakkan otot kakinya melangkah dengan cepat seperti dikejar seseorang. Ia melihat Dina lagi pulang ke rumahnya. “Din! Sapa Vina dari luar yang melihatnya baru mau masuk rumahnya. “Lho! Kata Dina kaget sambil menoleh ke belakang. “Saya mau meminjam buku untuk mencatat”, kata Vina dengan mempercepat langkah kakinya menghampirinya. Vina mengatakan kalau catatannya kurang. Padahal catatan tersebut mengenai tugas guru yang harus di selesaikan. Besok merupakan hari terakhir mengumpulkan tugas. Catatannya kurang karena waktu itu Vina mengerjakan tugas osis di kantor osis. Dina membuka pintu. Ia mempersilahkan temannya masuk dan duduk di kursi ruang tamu. “Silahkan minum dulu Vin! Kata Dina dengan membawa minum...

SECERCAH HARAPAN_Tak Semurah Di Kota

Gambar
  Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2013/09/13/1625561/.Semurah.Apa.Pun.Mobilnya.Saya.Enggak.Akan.Sanggup.Beli Malam yang mulai gelap. Matahari sudah menyembunyikan sinarnya. Hewan-hewan malam tanpa perintah dan komando mulai bekerja menampilkan suara merdunya. Seminggu yang lalu, Adi (kakaknya Amir) meminjam printer dari teman sekampusnya.   Kebetulan kakak tingkat Adi mempunyai dua printer. Adi meletakkan printer di ruang tengah di belakang televisi. Kalau diletakkan di kamar, akan mengganggu istirahat dia saat Amir mengeprint. “Mir! Kata Adi ke Amir yang lagi mengetik tugas di kamarnya. “Ada apa Mas? Jawab Amir sambil menoleh kakaknya yang sedang berdiri di pintu kamarnya. “Nanti jika mau nyetak   itu printernya di belakang televisi”, kata Adi sambil menunjukkan posisi printernya. “Oke Mas! Jawab Agus dengan raut wajah sedikit gembira. Ia tidak lagi mengganggu kakaknya jika ingin mencetak tugas. Tulang punggung dan otot-otot tangan Amir sudah mu...

SECERCAH HARAPAN_Temanku yang Baik Hati

Gambar
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=UHiVrQNDYP0 “Gus! Jangan lupa besok piket lho ya”, Kata Lola mengingatkan sambil bersiap-siap pulang sekolah. “Oke! Makasih sudah diingatkan”, jawab Agus yang juga bersiap-siap pulang. Tas yang sudah lama terdiam di atas bangku mulai dibawa tuannya pulang. Agus menuju parkiran mengambil sepedanya. Sepedanya dengan setia menunggu sampai sang tuan datang. Tanpa diperintah, otot tangan dan kakinya bergerak sesuai tugas masing-masing. Tak lupa Agus menutupi optiknya dengan kacamata. Hal itu dilakukan karena banyak debu-debu berlomba-lomba mengangkasa tanpa menghiraukan apa saja di sekitarnya. Udara panas menyengat terasa bagi setiap insan yang lewat di alam bebas. Agus memakai jaget untuk menahan sengatan panasnya cahaya matahari. Walau air dalam tubuhnya kadang protes ingin melihat dunia lewat pori-pori kulit Agus. Agus tetap tidak bergeming memakai jaketnya. Perjalanan sudah berlangsung hampir 100 meter, rupanya ada protes dari tenggoroka...